LPS Terus Dorong Efektivitas Penanganan Bank dan Siapkan Program Penjaminan Polis Asuransi

0
880

Menurut Ibrahim, inflasi pada Oktober 2025 disebabkan oleh komoditas emas perhiasan dan beberapa komoditas pangan, seperti beras, daging dan telur ayam ras, serta bawang merah. Berdasarkan pola musiman saat HBKN Nataru (data historis 2019-2024), komoditas pangan (telur ayam ras, minyak goreng) dan tarif angkutan udara sering menjadi faktor penyebab inflasi Jawa Timur sehingga perlu diwaspadai.

Dorong Efektivitas Penanganan Bank
Sementara Bambang S Hidayat, Kepala Kantor Perwakilan LPS II menyampaikan bahwa LPS terus mendorong efektivitas penanganan bank dan persiapan program penjaminan polis asuransi.

Sepanjang 2024-2025, secara nasional terdapat 26 BPR/S yang masuk dalam penanganan LPS, dengan rincian 23 BPR/S dilikuidasi, satu BPR diselamatkan melalui skema bail-in, dan dua BPR/S dalam proses penanganan.

Pada Tahun 2025, terdapat satu BPR yang dicabut izin usahanya oleh OJK dan dilikuidasi oleh LPS di Jatim. “LPS terus mengawal pelaksanaan kebijakan penjaminan simpanan berjalan efektif dalam menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung Stabilitas Sistem Keuangan,” katanya.

Hingga September 2025, cakupan penjaminan simpanan LPS secara nasional tetap di atas 90 persen dari total rekening perbankan nasional, yaitu masing-masing mencapai 662 juta rekening bank umum (99,94 persen) dan 15,8 juta rekening BPR/BPRS (99,97 persen).

1 2 3 4 5

Comments are closed.