
Arif menegaskan bahwa kebutuhan jaringan donor kornea di Indonesia belum terpenuhi secara merata. Tantangan ini membutuhkan dukungan dan kesadaran bersama dari seluruh pemangku kepentingan.
“Forum ini menjadi wadah untuk menyamakan langkah strategis dalam memastikan pelayanan bank mata dapat berkembang dan diakses lebih luas,” imbuhnya.
Baru Terpenuhi 50%
Dalam forum yang mengusung tema ‘Kolaborasi Multisektor Demi Masa Depan Bank Mata di Indonesia’ ini, pemerintah menekankan pentingnya penguatan sistem donor dan bank kornea nasional.
Di kesempatan itu, Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menyebut kebutuhan donor kornea nasional baru terpenuhi sekitar 50 persen.
“Bahkan kita masih memerlukan dukungan donor dari luar negeri. Karena itu, peningkatan kapasitas bank mata merupakan langkah paling mendesak saat ini,” tandasnya.
















