Ubah Nasib Pasutri Ojol, Eri Cahyadi Tawarkan Pekerjaan di Padat Karya

0
184

Yang membuatnya semakin prihatin, Anna seringkali membawa anak balitanya ketika kerja. Melihat kondisi tersebut, Cak Eri lalu mengajak pasutri tersebut untuk tidak lagi bekerja sebagai driver ojol.

“Makanya saya datang ke rumahnya untuk pastikan yang laki-laki sudah di Padat Karya, yang perempuan bisa bekerja di rumahnya untuk menjaga putrinya. Kebetulan putrinya juga sakit,” ungkapnya.

Cak Eri Cahyadi mengatakan, tidak ingin warganya hanya mengandalkan dan menerima bantuan dari pemerintah. Maka dari itu, ia mengajak pasutri tersebut bekerja di program Padat Karya, sebagai jalan pintas untuk mengubah nasibnya menjadi lebih baik lagi.

“Waktu saya sampaikan ke beliaunya, saya memberikan waktu empat bulan. Dalam empat bulan itu, dia bisa mengubah hidupnya dengan pendapatan yang sejahtera sehingga itu nantinya bisa menjadi inspirasi bagi warga Kota Surabaya. Jangan hanya meminta bantuan, kalau hanya terima bantuan saja, ya nggak bakal mau mengubah nasibnya,” tegasnya.

Cak Eri menyebutkan, Pemkot Surabaya tidak hanya memberikan pekerjaan, tetapi turut memberikan pendampingan kepada pasutri tersebut sampai berhasil dalam waktu empat bulan ke depan.

Dia juga meminta Ketua RT setempat untuk terus memantau kondisi keluarga tersebut. “Nah, nanti beliau-beliau ini akan saya jadikan inspirasi untuk menjadi mentor termasuk Pak RT-nya,” ucap Cak Eri.

1 2 3

Comments are closed.