Ubah Nasib Pasutri Ojol, Eri Cahyadi Tawarkan Pekerjaan di Padat Karya

0
196

Karena, lanjut Wali Kota Surabaya dua periode ini,”Ketika susah, beliau diberikan bantuan, kemudian didampingi oleh RT dan RW. Karena yang tahu hal seperti ini, tahu bahwa di kampung itu ada yang putus sekolah, ada keluarga miskin, itu adalah RT dan RW-nya.”

Bantuan Pengobatan
Tak hanya memberi intervensi pekerjaan, Cak Eri juga memastikan anak balita pasutri tersebut diberi pengobatan melalui puskesmas dan RSUD Dr Mohamad Soewandhie Surabaya. Sedangkan pengobatannya, lanjut dia, akan difasilitasi Pemkot Surabaya melalui BPJS Kesehatan.

“Jadi pelayanan untuk bayinya sudah diobati di RSUD Soewandhie. Untuk pengobatan rutin sudah dilakukan, juga insyaallah akan ada Puskesmas yang hadir di sini untuk memastikan. Jadi kami akan pantau terus,” katanya.

Sementara itu, Sulistyowati, Kader Surabaya Hebat (KSH) RT 04, RW 11, Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan menambahkan, kondisi keluarga Anna cukup memprihatinkan akhir-akhir ini. Terlebih, setelah suami Anna terdampak PHK hingga akhirnya pasutri tersebut memutuskan menjadi driver ojol.

“Dulu serba kekurangan dan sering konsultasi ke saya ingin dapat bantuan sekolah. Lalu saya konsultasikan ke Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kelurahan, akhirnya dapat bantuan. Beliau juga mendapat bantuan PKH setelah pendataan DTSEN,” paparnya. wid

1 2 3

Comments are closed.