
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya saat berkunjung ke RW 09 Lemah Putro
Cak Eri juga memberikan peringatan tegas bagi warga usia produktif yang masuk kategori mampu bekerja namun tidak mau berusaha. “Kalau merasa tidak mampu (ekonominya) tapi ditawari pekerjaan tidak mau, ya kita akan coret dari daftar bantuan. Kecuali lansia di atas 60 tahun yang tinggal sendiri, itu wajib di-cover penuh oleh pemerintah,” cetusnya.
Selain aspek sosial, Eri Cahyadi memuji inovasi pengelolaan lingkungan melalui pemilahan sampah dari rumah di RW 9 Lemah Putro. Hasil penjualan sampah tersebut dikembalikan kepada warga sebesar 20 persen, yang merupakan implementasi dari konsep Smart Environment.
“Ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan lingkungan yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kalau ada warga yang tidak mau kerja bakti tapi mengeluh banjir, jangan didengarkan. Kita harus bergerak bersama,” tegasnya.
Eri Cahyadi juga mengajak warga yang telah sejahtera di lingkungan RW 9 Lemah Putro untuk mau membantu tetangganya yang masih kekurangan. Ia menekankan agar zakat, infak, dan sedekah dari warga Surabaya diprioritaskan untuk masyarakat sekitar yang membutuhkan.
“Saya ingin RW 9 Lemah Putro ini menjadi contoh bagi RW-RW lainnya di Surabaya. Jika RW-nya gerak, PKK-nya gerak, KSH-nya gerak, dan warganya kompak, maka kesejahteraan itu pasti tercapai,” paparnya.
















