Tertibkan Alamat Rumah Warga Kota Surabaya: Dispendukcapil Temukan Bangunan Gunakan Alamat Sama

0
282

Eddy mengatakan, salah satu penyebab utama tidak ditemukannya warga dalam survei DTSEN adalah penggunaan alamat yang sama oleh banyak KK. Sementara secara fisik rumah tersebut tidak memungkinkan dihuni oleh jumlah KK yang tercatat.

“Jadi alamat rumah tersebut hanya sebagai numpang alamat saja. Sementara orangnya tidak diketahui mereka berada di posisi mana,” paparnya.

Karena itu, dalam edisi kali ini, Eddy menyebut bahwa Dispendukcapil Surabaya juga menghadirkan narasumber dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya.

Hal ini bertujuan untuk menjelaskan proses penomoran rumah sebagai identitas bangunan dan warga. “Materi yang disampaikan terkait bagaimana proses penomoran rumah di alamat, agar memiliki identitas yang khusus terhadap warga tersebut,” paparnya.

Melalui penomoran rumah yang jelas, Eddy berharap setiap bangunan memiliki identitas yang spesifik. Hal ini penting, kata Eddy, untuk mendukung penataan data kependudukan sekaligus mempermudah warga dalam mengakses layanan administrasi.

“Sehingga ini bisa dimasukkan di dalam data kependudukan, dan warga bisa mendapat pelayanan administrasi kependudukan yang prima,” pungkasnya. wid/pra

1 2 3

Comments are closed.