
Para peracik minuman dari berbagai kafe, restoran, dan hotel unjuk kreasi di Dilmah Mixology Playoff 2026 yang diadakan di Aloft Hotel Surabaya.
Sementara Jay mengatakan antusiasmenya di Dilmah Mixology Playoff 2026. “Karena kompetisi teh seperti ini sangat jarang dilakukan. Saya biasanya menemukan kompetisi seperti ini saat meracik alkohol,” katanya.
Ditemui terpisah, Eliawati Erly, Vice President PT David Roy Indonesia menekankan Dilmah Mixology Playoff 2026 tidak sekadar kompetisi, tetapi menjadi wadah pengembangan industri minuman berbasis teh di Indonesia.
“Di sinilah ide bertemu teknik, dan passion bertemu peluang,” tuturnya.
Erly meyakini kompetisi ini sekaligus jadi ajang memperkenalkan berbagai teknik baru dalam pengolahan dan penyajian minuman. “Sekaligus memperkuat posisi teh sebagai bahan utama dalam dunia mixology modern,” tandasnya.
Sejak digelar pertama kali di Jakarta pada 2013, Dilmah Mixology Playoff selalu jadi diminati para peracik minuman di Tanah Air. Setelah Jakarta, kompetisi ini berlanjut ke Bali (2014), Surabaya (2017), Yogyakarta (2019), Bali (2023), dan kembali ke Surabaya di tahun ini.

















