
Pungky Kusuma, GM Hotel Quds Royal Surabaya (tengah) menyambut kehadiran para alumnus Stikosa AWS saat rilis buku Antologi Puisi & Esai yang bersamaan dengan launching Festival Pecel Pincuk Suroboyo.
Simfoni Rasa dalam Setiap Suapan
Festival Pecel Pincuk Suroboyo yang berlangsung hingga 30 April 2026 ini menyajikan komposisi pecel lengkap, yakni kulupan alami autentik seperti daun pepaya rebus tanpa rasa pahit, kembang turi, taoge, kubis dan dilengkapi kemangi segar dan lamtoro atau petai cina untuk meningkatkan selera makan.
Bumbu sambal pecelnya pun sangat khas, karena mempergunakan bahan dasar berupa kacang tanah lokal dengan proses sangrai, bukan digoreng. Dalam Festival Pecel Pincuk Suroboyo ini disajikan tiga macam varian rasa sambal pecel, yaitu manis gurih, pedas sedang dan nampol pol, alias super pedas.
Ketika tersaji dalam sebuah pincuk, siraman sambal kacang dengan resep rahasia yang kaya gizi dan rempah ini langsung menimbulkan selera para penikmatnya. Apalagi, ditambah dengan rempeyek kacang, rempeyek grago dan kerupuk puli atau yang dikenal juga dengan sebutan lempeng. */ap

















