Pentas Perdana ‘Besut Jajah Deso Milangkori’ di Surabaya: Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Ikut Main Ludruk

0
157

Restu juga berharap, pentas ‘Besut Jajah Deso Milangkori’ ke-10 kota yang dimulai dari kampung Gunung Anyar ini, mampu menebarkan nilai-nilai dan semangat masyarakat tentang perlunya pelestarian dan perlindungan tradisi bisa dilakukan oleh semua masyarakat, bahkan di tingkat terkecil sekalipun.

“Apalagi kali ini banyak juga dihadiri anak-anak kecil. Meskipun tampak hanya bermain-main, namun pertunjukan ini akan tertanam di memori mereka, sehingga ketika dewasa nanti menjadi penggerak-penggerak pelindungan dan pelestarian tradisi,” cetusnya.

Selain Restu Gunawan, hadir dalam acara ini antara lain Endah Budi Heryani SS MM, Kepala Balai Pelestarian (BP) Kebudayaan Jawa Timur, dan tokoh masyarakat Surabaya AH Thony.

Di kesempatan itu, Herwin Nugroho BS, Ketua RW VIII mengatakan bahwa keberadaan Sanggar Samin merupakan kebanggaan tersendiri sehingga mengangkat nama wilayah ini dengan adanya sejumlah kegiatan kesenian.

“Karena itu, saya menyebutnya kampung kami ini adalah Kampung Sanggar,” tegasnya.

1 2 3 4

Comments are closed.