Catatan Khusus Hamid Nabhan, Puisi: Kekuatan yang Sering Diremehkan

0
40

Hal ini persis seperti apa yang selalu saya tekankan: “Hanya puisi yang mampu mengungkapkan kata‑kata yang terkubur.” Dan saat apa yang terkubur itu akhirnya terungkap, kekuatannya akan meledak dan memindahkan gunung keraguan yang ada di dada manusia.

Jadi jangan pernah meremehkan puisi. Ia memang mungkin tidak mengubah angka ekonomi atau peta politik secara langsung, namun ia mengubah manusia itu sendiri. Segala perubahan besar selalu bermula dari perubahan hati dan pikiran, dan puisi adalah salah satu alat paling ampuh untuk melakukannya.

Ia memberi bentuk pada apa yang kita rasakan namun belum mampu kita ucapkan, menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan, serta menjadi penawar rasa sepi di dunia yang makin bising ini.

Ia adalah jalan yang mungkin jarang dilalui banyak orang, namun justru di situlah kekuatan dan keindahannya terletak: puisi tidak hanya mengubah cara kita membaca kata, tapi mengubah cara kita menjalani hiduphidup, penuh rasa, penuh makna, dan sepenuhnya nyata. [Pengantar Hamid Nabhan untuk buku puisi ‘Tak Menjadi Kita’.]

1 2 3 4 5 6

Comments are closed.