
Keseruan suasana Festival Rujak Uleg di Subec, Sabtu (9/5/2026). (foto: dok Diskominfo)
Dampak bagi Sektor Ekonomi dan Pariwisata
Tak hanya menjadi ajang budaya, Festival Rujak Uleg juga membawa dampak besar bagi sektor ekonomi dan pariwisata. Cak Eri menyebut banyak wisatawan datang dari luar kota setelah festival ini masuk dalam KEN.
Sejak 2023, Festival Rujak Uleg resmi menjadi bagian dari KEN, kalender event nasional Kementerian Pariwisata RI. Tahun 2026 semakin spesial karena satu event unggulan Surabaya lainnya, yakni Surabaya Vaganza, juga berhasil masuk dalam daftar 125 event terbaik nasional.
“Ketika sebuah event masuk KEN, dampaknya sangat besar. Wisatawan akan semakin banyak datang ke Surabaya. Jadi, masuknya event ke KEN turut menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata Kota Surabaya,” urainya.
Sementara itu, Eni Komiarti, Kepala Bidang (Kabid) Promosi dan Kemitraan Kementerian Pariwisata RI menyatakan pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Surabaya dan Jawa Timur.
“Selamat kepada Festival Rujak Uleg yang kembali menjadi bagian Kharisma Event Nusantara 2026 untuk ketiga kalinya. Dan selamat untuk Kota Surabaya karena tahun ini ada dua event yang masuk KEN, yaitu Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza,” imbuhnya.
Eni menegaskan, kehadiran festival budaya seperti ini tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga membuka peluang besar bagi UMKM, komunitas, hingga pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang bersama. */ana/ap
















