Tegaskan Masih Berstatus Ketua DKS, Chrisman Hadi: Saya Bertanggung Jawab Penuh atas Kepercayaan Khalayak Seniman

0
37

Fase 6 – Lahirnya Dewan Kebudayaan Surabaya (Maret 2026)

  1. Maret 2026: Terbentuk Dewan Kebudayaan Surabaya (DKbS):
    * Ketua: Heti Palestina Yunani
    * Sekretaris: Probo Darono Yakti
  1. DKbS diposisikan sebagai:
    * Mitra strategis Wali Kota
    * Fokus pada kebijakan, pengawasan, dan evaluasi
    * Bukan penyelenggara kegiatan seni langsung
  1. Pada tahap ini muncul dualisme de facto:
    * DKS lama berbasis sejarah dan komunitas
    * DKbS baru berbasis kebijakan dan legitimasi Pemkot

Fase 7 – Konflik Ruang Balai Pemuda (Maret–April 2026)

  1. 25 Maret 2026 – Disbudporapar mengirim Surat Peringatan (SP1) kepada Chrisman Hadi agar mengosongkan Sekretariat DKS di Balai Pemuda.
    Isi surat:
    * Perintah pengosongan/pembongkaran ruang
    * Batas waktu sekitar 7 hari
    * Dasar: tidak ada hubungan hukum formal pemanfaatan aset.
  1. Tanggal 31 Maret 2026: Chrisman Hadi melayangkan somasi kepada Plt Kadisbudporapar Surabaya
    Isi Somasi:
    – Plt Kadis tidak memiliki kewenangan strategis untuk melakukan perintah pengosongan
    – Plt Kadis melakukan Abusing Power
  1. Pada tanggal 2 April 2026 Plt Kadisbudporapar Surabaya mencabut surat kepada Chrisman Hadi tertanggal 25 Maret 2026
    Isi surat:
    Karena sudah ada surat kepada Mahamuni Paksi dan Suyitno tertanggal 1 April 2026, yang isinya sama persis dengan surat kepada Chrisman Hadi tertanggal 25 Maret 2026 agar mengosongkan Sekretariat DKS
  1. Padahal Suyitno dan Mahamuni Paksi adalah pengurus DKS yang mendapat surat tugas dari Chrisman Hadi tertanggal 18 Juli 2025 agar menjaga kebersihan Sekretariat DKS dan membuatnya jadwal kegiatan di Galeri DKS.
1 2 3 4 5

Comments are closed.