
Expert Session bersama Robert Ronny
Robert Ronny sempat membagikan insight berharga yang langsung memantik motivasi seisi ruangan lewat perbandingan analogi yang sangat berani dan segar:
“Salah satu film Indonesia yang hits nih, modal Rp18 miliar bisa dapat Rp250 miliar di bioskop dalam enam bulan. Kalau kalian bahkan pakai pesugihan suruh babi ngepet cari Rp250 militar dalam enam bulan, gak bakal bisa. Gak ada bisnis se-menggiurkan itu,” katanya.
Menurut Ronny, kalau orang tua kalian tanya ‘mau makan apa kerja seni?’, “Kasih tahu kalau industri film lebih menguntungkan daripada restoran atau toko!” tegas Robert.
Suasana diskusi semakin ‘hidup’ saat sesi tanya jawab dibuka. Berbagai pertanyaan tajam terlontar, merefleksikan kegelisahan nyata yang selama ini dipendam oleh para sineas muda dan audiens yang hadir.
Salah satu momen menarik perhatian adalah ketika audiens menanyakan tentang selera pasar dan genre apa yang paling memikat penonton di Indonesia agar bisa dilirik oleh bioskop besar.
Suka Film Horor
Robert Ronny pun meresponsnya dengan membeberkan fakta lapangan mengenai selera penonton lokal. “Orang Indonesia itu suka banget horor. Saya pribadi gak masalah dengan genre horor, selama menawarkan sesuatu yang baru (offer something new),” imbuhnya.
















