
“Kami ingin kawasan ini benar-benar menjadi ruang bagi anak muda. Jika memiliki bakat di bidang e-sport maupun kreativitas lainnya, diharapkan dapat berkembang menjadi prestasi, bukan sekadar hobi,” tegasnya.
Optimisme itu mulai terlihat dari tingginya minat pelaku usaha dan investor yang datang untuk melihat langsung perkembangan revitalisasi kawasan tersebut.
“Setelah soft launching pada 5 Juli, kami juga akan mengundang lebih banyak investor dari luar Surabaya yang insyaallah telah menyatakan minat untuk berinvestasi di sini,” tambahnya.
Iman Kristian, Kepala DPRKPP Surabaya menyatakan bahwa progres penataan area basement telah mencapai sekitar 90 persen. Saat ini pekerjaan difokuskan pada penyelesaian detail akhir dan pembersihan menjelang pembukaan.
Hingga kini, sekitar 18 tenant F&B dipastikan bergabung, sementara 30 tenant industri kreatif telah mengisi seluruh ruang yang disediakan pada tahap awal.
Jika dulu Hi-Tech Mall dikenal sebagai surganya perangkat elektronik, kini gedung tersebut tengah dipersiapkan menjadi rumah baru bagi kreativitas, komunitas, dan mimpi-mimpi anak muda Surabaya. Sebuah transformasi yang berupaya menghidupkan kembali ikon kota dengan wajah yang jauh berbeda dari masa lalu. */ana/ap
















