Di Tengah Badai Geopolitik dan Lonjakan Harga Minyak, Aspra Justru Gaspol Ekspansi Menuju 2026

0
388

Hingga akhir 2025, Aspra telah merealisasikan Rp70,17 miliar dari total dana IPO Rp96,8 miliar. Tahun ini, perusahaan kembali menyiapkan langkah besar dengan menambah capital expenditure (Capex) sebesar Rp48 miliar untuk pembelian mesin kemasan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

“Pabrik kami di Pasuruan sudah full capacity. Penambahan mesin ini penting untuk menjawab permintaan yang terus naik,” tutur Ricky.

Selain AMDK, Aspra tetap menggarap pasar kemasan makanan, minyak goreng, hingga stoples plastik sebagai portofolio utama.

Dari sisi kinerja, Direktur Keuangan Aspra, Arif, mencatat pendapatan kuartal I-2026 tumbuh 27,43 persen menjadi Rp78 miliar, meski laba hanya naik tipis menjadi Rp3 miliar akibat tekanan biaya bahan baku dan perubahan pembebanan THR.

“Kenaikan biaya produksi dan faktor timing THR membuat margin tertekan di kuartal pertama,” tegasnya.

1 2 3 4 5

Comments are closed.