Lully Tutus Ingin Wabi Sabi Jadi Rumah yang Nyaman Bagi Seni Rupa

0
13

Pengunjung pameran seni rupa di Ary’s Wabi Sabi Co a& Cafe mengambil swafoto di antara karya-karya yang dipamerkan.

Mereka kompak menampilkan karya-karya yang tidak hanya menyajikan visual yang indah, tetapi menyampaikan pesan mendalam tentang realitas sosial, perjalanan emosional, dan eksplorasi budaya yang memaknai wabi-sabi.

“Terima kasih telah mempercayakan karyanya untuk dipajang di ruang baru kami,” ucap Lullu.

Lully berharap Ary’s Wabi Sabi menjadi rumah yang nyaman bagi perkembangan seni rupa di Yogyakarta dan sekitarnya. “Semoga karya-karya yang ditampilkan kali ini dan yang akan dipamerkan dalam program selanjutnya, bisa memberikan inspirasi dan perspektif baru bagi kita semua,” tegasnya.

Berlangsung sederhana, peresmian kafe dan pembukaan pameran ditandai dengan pemotongan tumpeng. Pemotongan pertama dilakukan Mikke yang diserahkannya kepada perupa senior dari Jawa Timur Nunung WS untuk mewakili peserta pameran.

Bergantian, pemotongan tumpeng kedua dilakukan oleh Lully yang diserahkan kepada Mikke sebagai ucapan terima kasih. Dilanjutkan pemotongan tumpeng ketiga yang diberikan untuk Heti sebagai penulis.

1 2 3 4

Comments are closed.