
Puluhan pelaku industri pernikahan yang dimotori Celtic Indonesia berjalan kaki mengenakan jarik menyusuri Jalan Tunjungan hingga Jalan Embong Malang, Minggu (12/7/2026) pagi.

Ke depan, Celtic Indonesia berkomitmen menghadirkan lebih banyak kegiatan yang menggabungkan unsur budaya, kesehatan, dan edukasi. Harapannya, perusahaan tidak hanya dikenal sebagai penyelenggara pernikahan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi Nusantara di tengah perubahan zaman.
Bagi Celtic Indonesia, dua puluh tahun bukan sekadar angka. Perjalanan itu menjadi bukti bahwa sebuah pernikahan bukan hanya tentang dekorasi atau kemewahan pesta, melainkan tentang merangkai kenangan yang akan dikenang seumur hidup sekaligus merawat warisan budaya yang menyertainya. ap
















