Teater Koma Bangkitkan ‘Rumah Sakit Jiwa’: Lakon Lama Masih Terasa Sangat Dekat dengan Kehidupan Hari Ini

0
23


“Proses tersebut menjadi bagian penting agar para pemain memahami setiap karakter, sehingga apa yang disaksikan penonton lahir dari empati dan pemahaman yang utuh,” tandasnya.

Selain pendalaman karakter, identitas visual setiap tokoh juga menjadi perhatian dalam pementasan ini. Perancang busana Samuel Wattimena dan Rima Ananda merancang kostum yang tidak hanya merepresentasikan profesi para tokoh, tetapi juga membantu mempertegas karakter, dinamika psikologis, dan perjalanan masing-masing tokoh di atas panggung.

“Kami tidak ingin kostum hanya menjadi pelengkap visual. Setiap rancangan dibuat untuk membantu penonton mengenali karakter, latar belakang, hingga perubahan yang dialami masing-masing tokoh sepanjang cerita,” kata Samuel Wattimena.

Karena itu, lanjut Samuel, prosesnya melibatkan diskusi yang cukup panjang dengan sutradara agar setiap detail kostum benar-benar mendukung penceritaan.

‘Rumah Sakit Jiwa’ ditulis oleh N. Riantiarno dan disutradarai oleh Rangga Riantiarno. Pementasan ini turut didukung oleh tim kreatif lintas disiplin yang menghadirkan tata artistik, musik, tata cahaya, tata suara, kostum, multimedia, serta puluhan pemain lintas generasi yang bersama-sama menghidupkan kembali salah satu karya penting dalam perjalanan Teater Koma.

1 2 3 4 5

Comments are closed.