
Pementasan kali ini juga didukung tata musik garapan Fero A Stefanus yang dirancang mengikuti dinamika emosi setiap adegan. Melalui komposisi yang dibangun khusus untuk ‘Rumah Sakit Jiwa’, musik menjadi elemen yang memperkuat atmosfer sekaligus mengiringi perjalanan emosional para tokohnya.
Ratna Riantiarno yang berperan sebagai ibu dr Rogusta dalam ‘Rumah Sakit Jiwa’ mengaku, kembali menjadi Ibu dr Rogusta setelah 35 tahun rasanya seperti bertemu kembali dengan seorang sahabat lama.
Pendiri Teater Koma ini menambahkan, naskahnya tetap sama, namun pengalaman hidup selama puluhan tahun membuat dia melihat Rogusta dengan sudut pandang yang berbeda dan menemukan banyak lapisan baru dalam karakternya.
Di saat yang sama, sebagai produser Ratna juga melihat bagaimana seluruh tim bekerja dengan dedikasi yang luar biasa untuk menghadirkan kembali lakon ini.
“Semua proses itu membuat ‘Rumah Sakit Jiwa’ menjadi pertunjukan yang istimewa bagi saya, baik secara pribadi maupun sebagai bagian dari perjalanan Teater Koma,” ujarnya.

















