117 Pelukis Galeri Celurit Emas Suarakan Keberagaman dalam Pameran Lukisan Nasional

0
12

Berangkat dari sebuah sanggar lukis, Herry tak menyangka jika sanggarnya makin berkembang. “Seiring waktu ketika sanggar tambah besar, saya merekrut mahasiswa -mahasiswa yang tidak mampu membayar kuliah hingga 39 orang sehingga kebersamaan menjadi sangat penting untuk membuat sanggar tetap eksis,” katanya.

Selama mengelola galeri, Herry mengaku sering dimintai tolong membeli lukisan teman-teman pelukis yang membutuhkan uang. “Lama-lama lukisan menumpuk di gudang. Terpikirkan untuk mendirikan galeri di rumah. Nah, sekarang sudah ada galeri di Central Mall Gunawangsa Tidar danPlasa Marina,” terang pria bernama asli M Hoiri Hidayat itu.

Karena itulah Herry lantas terpikir menggelar pameran bersama di Plasa Marina. Pameran yang menjadi ruang perjumpaan bagi para pelukis dari berbagai daerah di Indonesia seperti Lampung hingga Kalimantan. Selama sebulan, peserta merayakan kekayaan warna, tradisi, nilai-nilai budaya, dan keberagaman yang menjadi bagian penting dari jati diri bangsa Indonesia.

Sepanjang Agustus 2026 mulai tanggal 1 hingga 31, komunitas pelukis Galeri Celurit Emas meramaikan lobi lantai 1 Plasa Marina Surabaya dengan 170 karya mereka.

Melalui sapuan kuas, perpaduan warna, bentuk, dan ekspresi, karya para seniman itu mewakili keberagaman budaya Indonesia dalam bahasa visual yang  dinikmati, direnungkan, dan diapresiasi oleh masyarakat luas. “Sejak galeri berdiri saya memang ingin bagaimana budaya Indonesia itu menjadi perhatian para seniman saat berkarya,” katanya.

Sehingga setiap karya yang dipamerkan bukan hanya merupakan hasil kreativitas dan proses panjang seorang seniman, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan kebudayaan bangsa yang terus tumbuh dan berkembang. “Karena itu temanya tak jauh-jauh dari pesan yang ingin dikuatkan komunitas pelukis Galeri Celurit Emas,” terang Kak Herry.

1 2 3 4 5

Comments are closed.