
Untuk memperkenalkan pengalaman tersebut secara langsung, VinFast membawa sejumlah model ke GIIAS Surabaya 2026. Pengunjung dapat melihat dan menjajal VF 3, VF 6, VF 7, VF MPV 7, hingga Limo Green.
iniSURABAYA.com – Membeli mobil listrik bukan hanya soal menyiapkan dana untuk harga kendaraan. Bagi VinFast, calon pemilik juga perlu menghitung biaya operasional, perawatan, pengisian daya, hingga nilai kendaraan ketika hendak dijual kembali.
Gagasan itulah yang dibawa VinFast Indonesia dalam ajang GIIAS Surabaya 2026, 26–30 Agustus. Melalui konsep Drive Worry Free, pabrikan asal Vietnam tersebut ingin mengajak calon konsumen melihat lebih jauh pengalaman memiliki mobil listrik, bukan sekadar mencoba produk di area pameran.
“Hal pertama yang kita lihat saat membeli kendaraan listrik bukan hanya soal harga beli, tetapi biaya yang harus dikeluarkan dalam empat atau lima tahun ke depan,” kata Rinaldi Ginanjar Ramdani, Head of Training Department PT VinFast Indonesia.
Menurut Rinaldi, pendekatan tersebut penting karena masih ada sejumlah pertanyaan yang kerap muncul ketika masyarakat mempertimbangkan mobil listrik. Mulai dari ketersediaan lokasi pengisian daya, kondisi baterai dalam jangka panjang, biaya perawatan, hingga nilai jual kembali kendaraan.
VinFast mencoba menjawab kekhawatiran tersebut melalui lima pilar Drive Worry Free, yakni Zero Operating Cost, Battery Peace of Mind, Ownership Confidence, Service Confidence, dan Business Confidence.
















