
Carl Thomas Dean mencium istrinya, Dolly Parton. Keduanya kini bersatu lagi setelah Dolly meninggal pada 25 Agustus 2026 menyusul Carl yang meninggal lebih dulu pada 2025.
Eh, ternyata Dolly lah yang menciptakannya pada 1973. Saya bukan cuma kagum itu, tapi kagum, berkat lagu itu, Dolly Parton menginvestasikan royalti dari rekaman lagu hit Whitney itu untuk membeli properti di kawasan permukiman warga kulit hitam di Nashville. Inilah bukti cinta Dolly yang memedulikan sesama dengan mendirikan The Dollywood Foundation pada 1988.
Yayasan itu fokus pada pendidikan, literasi anak, serta bantuan sosial dengan beberapa program utama. Dolly Parton’s Imagination Library, program unggulan global yang didirikan pada 1995, ada karena terinspirasi dari sang ayah yang tidak bisa membaca dan menulis. Setiap bulan, Dolly mengirimkan buku gratis kepada anak-anak dari lahir hingga usia 5 tahun.
Masih ada Dolly Parton Scholarship yang merupakan program beasiswa tahunan yang menyediakan dana pendidikan tinggi bagi lulusan SMA di Sevier County, Tennessee. Serta My People Fund berupa dana bantuan khusus untuk membantu pemulihan komunitas dan korban bencana alam, seperti kebakaran hutan dan badai di wilayah Tennessee.
Satu lagi, The Buddy Program yang dimulai awal 1990-an digagas untuk menekan angka putus sekolah. Dolly menjanjikan hadiah uang tunai kepada siswa sekolah menengah di wilayah asalnya jika mereka berhasil lulus bersama rekan (buddy) mereka. Melihat semua gerakan filantropi Dolly itu, tak heran jika keuntungan lagu-lagi dari ciptaannya didedikasikannya untuk sesama.

Dolly Parton menyerahkan penghargaan Grammy Award pada Whitney Houston yang sukses menyanyikan lagu ciptaannya I Will Always Love You.
Bagi Dolly, lagu I Will Always Love You yang mencapai kesuksesan komersial sekitar USD 10 juta atau Rp176 miliar -dari royalti pada era 1990-an saja- adalah dampak yang melampaui sekadar kesuksesan di tangga lagu. Itulah yang mendorong Dolly menyalurkan kembali keuntungannya sebagai penghormatan untuk Whitney. Dengan rendah hati Dolly bilang: “Ini bangunan yang didirikan Whitney”.
















