Obituari Dollly Parton, 540 Hari Antara Dolly dan Carl: I Will Always Love You

0
31

Ujian cinta mereka juga super: tak dikaruniai anak selama pernikahan. Premis minor yang mematahkan premis mayor bahwa keturunan bukanlah satu-satunya pengikat hubungan suami istri. Jika berniat setia ya setia saja, kan. Bukan seperti Sukarno yang pamit mendua pada Inggit Garnasih demi punya anak dengan Rahmawati. Tapi nyatanya, menikah berkali-kali setelahnya.

Soal bucin, Dolly dan Carl sama-sama pemenangnya. Juara 1. Untuk Carl pada Dolly, ini faktanya: selama keduanya menahan kesucian sambil menunggu menikah resmi, Carl mendengar pengakuan jujur Dolly yang mengaku tak perawan setelah malam pertama mereka. Tapi Dolly tetap satu-satunya perempuan yang dicintai Carl sepanjang hidup.

Sementara Dolly membuktikan kebucinannya pada Carl lewat 9 lagu yang ia tulis. Semua menandai rasa cinta Dolly untuk pasangan hidup terindahnya. Seperti Just Because I’m a Woman, Say Forever You’ll Be Mine, dan Tomorrow Is Forever (1967), semacam kado pernikahan Dolly untuk Carl di tahun-tahun pertama menikah.

Terganggu rasa cemburu perempuan lain yang menggoda suaminya, terciptalah Jolene (1973). From Here to the Moon and Back (2012), Marry Me (2021) dan Pure and Simple (2016) jadi cara Dolly memuja Carl. Lagu Forever Love (2016) saat vow renewal di pernikahan ke-50. If You Hadn’t Been There (2025) tentang kesedihan Dolly atas kepergian Carl.

Kebersamaan Dolly Parton dan Carl Dean Thomas yang abadi selama hampir 60 tahun sampai mau memisahkan mereka.

Sebagai selebritas, hubungan Dolly-Carl di depan publik sangatlah tak biasa. Mendampingi Dolly yang tenar, Carl hanya pernah sekali tampil di red carpet pada 1966 yang menjadi pertama dan sekaligus terakhir kalinya. Bukan tak mendukung, tapi itulah cara elegan menghormati privasi istrinya yang dipercaya Carl sebagai manusia yang ditakdirkan lahir sebagai bintang.

1 2 3 4 5 6

Comments are closed.