‘Bingkai Warna’: Cara Empat Pelukis Hidupkan Kembali Cerita Surabaya

0
2

Perempuan Indonesia dalam Warna Dekoratif
Berbeda dengan Eddy, Dewi Ulantina menghadirkan dunia visual yang lebih dekoratif dan ekspresif.  Satu-satunya pelukis perempuan dalam Empat Serangkai sekaligus alumni FBBS IKIP Surabaya ini menampilkan sosok perempuan dari berbagai etnis di Indonesia. Di antaranya perempuan dari etnis Batak Karo dan Aceh.

Karya-karya Dewi menjadi semacam perayaan terhadap keberagaman karakter dan budaya perempuan Indonesia melalui permainan bentuk serta warna.

Sementara itu, Lutfi Satako mengajak pengunjung berjalan menyusuri Surabaya lewat empat lukisannya. Alumnus Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya tersebut menggunakan pendekatan ekspresionisme dengan melukis secara on the spot atau langsung di lokasi objek. Hasil pengamatannya kemudian dituangkan ke dalam kanvas.

Sejumlah sudut kota yang menjadi objek karyanya antara lain Jembatan Merah, Pasar Ikan Pabean, Gerbang Pecinan Surabaya, serta Gapura Munggah di kawasan wisata religi Sunan Ampel.

Melalui kuas Lutfi, tempat-tempat tersebut tidak hanya tampil sebagai objek arsitektur atau lanskap kota, tetapi juga menjadi potongan cerita tentang Surabaya.

1 2 3 4 5

Comments are closed.