Buku 2,9 Kg Ini Menyimpan 45 Tahun Perjalanan Seni Rupa Indonesia

Momen ArtSubs 2026 diwarnai launching buku berjudul ‘Indonesian Art World (1977–2022)’. Buku dengan berat sekitar 2,9 kilogram itu memuat sekitar 4.000 foto, sebagian besar merupakan hasil dokumentasi pribadi dr Melani W Setiawan. (foto: dok ArtSubs 2026)
Nama dan identitas kemudian dicantumkan dalam keterangan foto. Ketelitian semacam itu membuat dokumentasi Melani memiliki nilai yang lebih jauh dari sekadar kenangan pribadi.
Dari sana, orang dapat menelusuri perjalanan seorang seniman: siapa yang kemudian menjadi tokoh penting, siapa yang sempat aktif lalu menghilang dari pergaulan seni, siapa yang datang dan pergi, hingga mereka yang kini telah meninggal dunia.
Embrio Ensiklopedia Seni Rupa Kontemporer
Kurator ArtSubs, Asmujo Jono Irianto, melihat buku tersebut sebagai bahan yang sangat besar untuk memahami perkembangan seni rupa Indonesia.
Ia bahkan menyebut Indonesian Art World (1977–2022) sebagai embrio ensiklopedia seni rupa kontemporer Indonesia. Namun, menurutnya, pekerjaan belum selesai hanya karena buku tersebut telah terbit.
Tantangannya adalah bagaimana data visual dan kuantitatif yang begitu besar itu dapat diolah lebih lanjut menjadi pengetahuan yang bersifat kualitatif. Dengan kata lain, buku ini bisa menjadi sumber mentah untuk penelitian dan pengembangan arsip seni rupa Indonesia.















