
Sekolah Fashion Sergey Sysoev di Universitas Kosygin turut mewarnai Moscow Fasion Week 2026. (foto-foto: dok/IST)

Busana rancangan Bitte Ruhe.
Menurutnya, desainer saat ini menghadapi tuntutan untuk mempertahankan warisan budaya sekaligus menciptakan produk yang dapat diterima pasar internasional.
“Menyeimbangkan identitas budaya dengan daya saing global—brand fashion dituntut untuk mempertahankan warisan budaya mereka sekaligus menciptakan produk yang relevan bagi pasar internasional,” kata Nguyen Vi Huu Canh.
Ia menilai tantangan tersebut terutama terasa bagi desainer muda dan emerging brand yang sedang membangun pijakan. “Hampir setiap desainer bercita-cita untuk masuk ke pasar global, terutama desainer muda dan emerging brand,” tegasnya.
Di titik inilah platform internasional seperti Moscow Fashion Week menjadi relevan. Desainer tidak harus memilih antara budaya sendiri atau pasar dunia.
Mereka justru ditantang menemukan cara agar warisan budaya dapat diterjemahkan menjadi karya yang memiliki bahasa visual dan daya tarik untuk audiens internasional.
















