Museum Tak Harus Punya Gedung Permanen, KBUSR Hadirkan ‘Museum Tanpa Jangkar’ di ArtSubs

0
8

Museum yang Bisa Berpindah, Bukan Sekadar Bangunannya
Istilah ‘Museum Tanpa Jangkar’ menegaskan bahwa museum tidak harus terpaku pada satu tempat. Yang berpindah bukan semata-mata bangunan atau konstruksinya, melainkan juga konsep yang dapat berkembang mengikuti lingkungan baru.

Karena itu, setiap kehadiran museum bisa menghadirkan pengalaman berbeda. Bentuk dan materialnya tidak sekadar menjadi wadah untuk memajang karya, tetapi turut menyampaikan cerita tentang sejarah, lingkungan, dan pengalaman yang melekat pada suatu kawasan.

Di ArtSubs 2026, gagasan tersebut diterjemahkan dengan merespons konteks Surabaya dan wilayah sekitarnya. Ada ingatan tentang bencana semburan lumpur panas Lapindo yang telah berlangsung selama dua dekade, keberadaan Gunung Arjuno dan Welirang yang disakralkan, serta karakter Surabaya sebagai kawasan yang dekat dengan pesisir.

Unsur garam dihadirkan untuk merepresentasikan kawasan pesisir dan aktivitas ekstraksi, sedangkan lumpur Lapindo membawa konteks wilayah yang terdampak bencana.

Pengalaman pengunjung juga dirancang melalui lantai yang tidak rata. Kondisi tersebut mengangkat gagasan perjalanan atau ‘ziarah gunung’ yang berkaitan dengan persepsi terhadap Gunung Arjuno-Welirang.

1 2 3 4 5

Comments are closed.