Teknik Bypass Jantung Minim Sayatan, Pasien Berpotensi Pulih Lebih Cepat

0
2

Meski menawarkan sejumlah keuntungan, operasi minim sayatan tidak otomatis cocok untuk semua pasien. Pemeriksaan menyeluruh tetap diperlukan untuk menentukan teknik bedah yang paling sesuai dengan kondisi jantung dan tingkat keparahan penyakit.

Menjangkau Jantung Tanpa Membelah Tulang Dada
Pada operasi bypass jantung konvensional atau Coronary Artery Bypass Graft (CABG), dokter umumnya membuat sayatan di tengah dada dan membelah tulang dada untuk menjangkau jantung. Setelah operasi, pasien perlu menjalani pemulihan, termasuk proses penyembuhan tulang dada yang dapat berlangsung selama beberapa bulan.

Dalam teknik MIHS CABG, dokter menggunakan sayatan yang lebih kecil di antara tulang rusuk. Prosedur ini dibantu kamera berukuran mini dan instrumen bedah khusus untuk menjangkau bagian jantung yang ditangani.

Pengambilan pembuluh darah sehat yang digunakan sebagai jalur baru bagi aliran darah juga dapat dilakukan melalui teknik endoskopik atau Endoscopic Vein Harvesting. Pembuluh darah tersebut umumnya diambil dari kaki atau lengan, kemudian digunakan untuk membuat jalur alternatif agar darah dapat melewati bagian arteri koroner yang tersumbat.

Menurut Dato’ dr Mohamad Arif Muhammad Nor, pendekatan minim sayatan juga dapat dipertimbangkan pada kondisi tertentu yang membutuhkan perbaikan atau penggantian katup jantung, serta sejumlah kasus penyumbatan pembuluh darah jantung.

1 2 3 4 5

Comments are closed.