
Dato’ dr Mohamad Arif Muhammad Nor, Konsultan Ahli Bedah Kardiotoraks dari Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur.
Sayatan yang lebih kecil juga dinilai dapat membantu mengurangi masalah pada luka operasi dan menghasilkan bekas luka yang lebih samar. Namun, ukuran sayatan saja tidak cukup untuk memastikan risiko komplikasi atau kebutuhan transfusi darah pada setiap pasien.
Karena itu, manfaat teknik minim sayatan perlu dipahami sesuai kondisi klinis dan hasil evaluasi dokter, bukan sebagai jaminan bahwa seluruh pasien akan mengalami pemulihan yang sama.
Tidak Semua Pasien Cocok
Dato’ dr Mohamad Arif Muhammad Nor mengingatkan bahwa MIHS CABG tetap termasuk operasi jantung besar. Perbedaan utamanya terletak pada cara dokter mengakses jantung, bukan pada tingkat keseriusan tindakan medis tersebut.
Pasien dengan penyumbatan arteri koroner juga tidak otomatis memenuhi syarat untuk menjalani prosedur ini. Dokter perlu menilai pola, jumlah, dan tingkat keparahan penyumbatan, serta fungsi jantung secara keseluruhan.
Pasien dengan penyakit yang melibatkan banyak pembuluh darah atau memiliki kondisi anatomi tertentu mungkin lebih aman ditangani melalui metode konvensional.
















