

iniSURABAYA.com – Meski terlahir di zaman modern, Dimas Anggara ternyata masih meyakini mitos-mitos yang banyak diyakini masyarakat tradisional di negeri ini.
Actor yang lahir di Jakarta, 10 September 1988 ini bahkan mengaku prosesi pernikahannya dengan Nadine Chandrawinata dilakukan berdasar perhitungan ‘hari baik’.
“Waktu itu yang ngitung itu nenek untuk menentukan tanggal pernikahan kami,” tegas pemilik nama Dimas Anggara Moeharyoso ini menjawab pertanyaan iniSurabaya.com, Selasa (26/10/2022).
Ditemui sesaat sebelum cinema visit di Royal Plaza Surabaya, Dimas menyatakan bahwa sang nenek menghitung detil dari tanggal kelahirannya dan tanggal kelahiran Nadine.
Tidak hanya itu. Waktu prosesi pernikahan pun, Dimas juga menggunakan kain batik yang sudah dipakai secara turun temurun di saat menjalani pernikahan.
“Kain itu usianya sudah lebih 100 tahun, dan masih tersimpan rapi. Hanya dipakai jika ada keluarga yang menikah,” paparnya.
















