
ILUSTRASI : Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya saat memberi semangat siswa-siswa Sekolah Kebangsaan di Lanudal Juanda.

ILUSTRASI : Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya saat memberi semangat siswa-siswa Sekolah Kebangsaan di Lanudal Juanda.
iniSURABAYA.com – Eddy Christianto, Kepala Satpol PP Kota Surabaya memastikan bahwa Sekolah Kebangsaan yang digagas Pemkot Surabaya terus dilanjutkan bersama dengan Lanudal Juanda. Bahkan, saat ini sudah disiapkan delapan angkatan yang akan mengikuti Sekolah Kebangsaan lagi.
Penegasan tersebut disampaikan setelah melakukan evaluasi dan mengamati keberhasilan Sekolah Kebangsaan di angkatan pertama ini. “Insyaallah setelah bulan April kami mulai lagi. Nanti tidak hanya diikuti pelajar Surabaya, tetapi juga para pejabat pemkot,” tegasnya.
Menurut Eddy, sesuai keinginan Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, anak-anak yang sudah lulus di Sekolah Kebangsaan ini akan menjadi duta kebangsaan yang terus menyebarkan virus-virus nasionalisme, virus-virus cinta NKRI dan menjadi anak-anak Pancasila, dan tujuan akhirnya menjadi pribadi yang sukses.
Rita Ismawati, salah satu orang tua yang anaknya ikut serta dalam Sekolah Kebangsaan itu mengaku sangat senang dan bangga kepada anaknya setelah mengikuti Sekolah Kebangsaan. Bagi dia, ini program yang sangat bagus karena ternyata dia melihat sepintas anaknya berubah secara signifikan, mulai semakin patuh, rasa percaya dirinya semakin tinggi, dan sangat disiplin.
“Tentu saya sebagai orang tua sangat senang dan bangga kepada anak-anak kami. Makanya saya tadi sampai tidak bisa menahan air mata ketika anak saya sudah dinyatakan lulus. Itu tangis antara senang dan terharu karena perubahan anak yang signifikan, apalagi kita sudah melepas anak delapan hari dengan sebuah keyakinan bahwa dia sedang berjuang untuk menempa dirinya menjadi lebih baik lagi ke depannya,” ungkapnya.
Karena itu, ia menyampaikan terimakasih banyak kepada Eri Cahyadi, Wali Kota dan jajaran Pemkot Surabaya serta kepada pihak Lanudal Juanda, terutama para pelatih yang telah mendidik anaknya sampai berubah secara signifikan.
“Terimakasih Bapak-Ibu, Alhamdulillah anak saya sudah berubah signifikan, sebagai orang tua saya sangat senang sekali dan bangga, sekali lagi terimakasih banyak,” katanya sambil menahan air matanya yang hampir jatuh. wid
















