Penumpang Mencapai 2.500 Orang Sehari, Cak Eri Pastikan Armada Wira Wiri Suroboyo Bakal Terus Ditambah

0
562

ILUSTRASI Angkutan pengumpang (feeder) Wira Wiri Suroboyo.

iniSURABAYA.com – Pemkot Surabaya memastikan bakal terus menambah armada angkutan pengumpan (feeder) Wira Wiri Suroboyo. Kebijakan tersebut disampaikan setelah melakukan evaluasi dan melihat tingginya animo masyarakat memanfaatkan jasa angkutan feeder ini.

Informasi yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya, dalam sehari penumpang transportasi umum yang baru diresmikan itu tembus angka 2.500 orang. “Jadi, Wira Wiri Suroboyo ini selalu penuh, animo masyarakat luar biasa,” kata Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, Jumat (10/3/2023).

Menurut pria yang akrab disapa Cak Eri ini, tingginya peminat jasa angkutan pengumpan ini terutama untuk rute dari arah Pakal ke Tunjungan. Banyak penumpang yang menyampaikan bahwa baru kali ini ada transportasi umum yang langsung dari Pakal ke arah Tunjungan.

Mantan Kepala Bappeko Kota Surabaya ini memaparkan bahwa armada Wira Wiri Suroboyo yang beroperasi saat ini ada 52 unit. Tahun depan, armadanya akan ditambah lagi karena Cak Eri berkomitmen semua kawasan di Surabaya harus bisa dijangkau angkutan feeder ini.

“Tentu penambahannya secara bertahap. Total sampai 2028 kita butuh feeder sekitar 240 unit. Itu jumlah ideal untuk menjangkau semua kawasan di Kota Surabaya. Kami akan penuhi semuanya sampai tahun 2028,” ujarnya.

Menurut Cak Eri, dengan terus menambah armada, tentu rutenya juga ditambah. Saat ini dengan 52 armada, sudah bisa melayani lima rute, sehingga ke depan terus diperluas. Bahkan, pekan depan ada rute dari Lakarsantri, sehingga masyarakat Gresik yang hendak ke Surabaya bisa ikut merasakan feeder baru itu.

“Sidoarjo masih koordinasi. Kalau Lakarsantri (perbatasan) Gresik sudah sepakat, dan Insyaallah minggu depan atau paling lama dua minggu lagi. Karena juga perlu menyiapkan yang di Gresik,” paparnya.

Cak Eri berkomitmen rute Wira Wiri Suroboyo itu akan bisa melayani Kawasan di sekitar Surabaya, yaitu Gresik dan Sidoarjo. Makanya, setelah ada rute Gresik-Surabaya melalui Lakarsantri, selanjutnya akan diintegrasikan dengan Sidoarjo-Surabaya.

“Kalau sudah berbicara angkutan lintas daerah, maka harus ngobrol dengan Kepala Dishub daerah tersebut. Insyaallah dalam waktu dekat akan kami realisasikan,” tegasnya.

Cak Eri terus mengajak warga Kota Surabaya untuk memanfaatkan feeder demi menjaga lingkungan dan untuk mengurangi kemacetan di Kota Pahlawan. “Angkutan ini aman dan nyaman karena juga dilengkapi AC dan juga murah,” imbuhnya.

Senada dengan Cak Eri, Tundjung Iswandaru, Kepala Dishub Surabaya menyebut animo pengguna Wira Wiri Suroboyo memang sangat tinggi. “Alhamdulillah cukup bagus. Tetapi saya belum tahu apakah itu penumpang asli yang memang membutuhkan angkutan, atau penumpang yang coba-coba saja,” urainya.

Tunjung juga mengajak seluruh warga Kota Surabaya untuk memanfaatkan angkutan baru ini. Sebab, hal itu sangat berpengaruh pada lingkungan Surabaya dan kemacetan di Kota Surabaya. “Jadi, ayo ramai-ramai beralih ke angkutan umum demi kota kita tercinta Surabaya,” pungkasnya. wid

Comments are closed.