Pentas Wayang Kulit dan Antologi Geguritan Marakkan Dies Natalis ke-65 Untag Surabaya

0
1233

Prof Dr Mulyanto Nugroho MM CMA CPA, Rektor Untag Surabaya turut meramaikan antologi geguritan.

iniSURABAYA.com – Ada yang berbeda dan tak biasa di rangkaian peringatan Dies Natalis Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya ke-65. Ada dua agenda budaya mewarnai peringatan hari jadi perguruan tinggi swasta ternama di Surabaya ini yang digelar bersamaan di lapangan parkir timur Kampus Untag, Sabtu (28/10/2023).

Yang pertama adalah peluncuran buku kumpulan geguritan (puisi Jawa modern) bertajuk ‘Taruna Pangareping Bangsa’. Di tempat yang sama juga digelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk yang menampilkan dalang Ki Eko Kondho Prisdianto dari Tulungagung.

Pentas wayang kulit dengan lakon ‘Kresno Duto’ tersebut kian seru dengan hadirnya bintang tamu pelawak Andik TB cs. Selain untuk merayakan Dies Natalis ke-65 Untag Surabaya, pertunjukan seni tradisional tersebut juga dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 tahun 2023.

“Kegiatan ini sebagai upaya mengedepankan budaya lokal yang menjadi salah satu program Untag Surabaya. Melestarikan budaya tradisional sudah dilakukan oleh Perguruan Tinggi Swasta tertua di Jawa Timur ini sejak puluhan tahun,” ungkap Prof Dr Mulyanto Nugroho MM CMA CPA, Rektor Untag Surabaya.

Karena itu pula, kata Mulyanto, di setiap perayaan Dies Natalis, Untag Surabaya selalu menggelar wayang kulit. “Namun saat pandemi tahun kemarin, kami absen dua tahun tidak menggelar wayang kulit,” ujarnya.

1 2 3

Comments are closed.