
Nanik Sukristina, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya
iniSURABAYA.com – Dalam upaya menekan penyebaran Tuberkulosis (TBC), Dinas Kesehatan Kota Surabaya melakukan berbagai upaya secara masif. Di antaranya adalah membentuk Kampung Bebas TBC di tingkat RW untuk menciptakan lingkungan yang sehat.
Persiapan dan pelaksanaan Kampung Bebas TBC telah memasuki tahap skrining TBC melalui Portable X-Ray, skrining TBC berbasis wilayah dengan melibatkan Puskesmas, serta penemuan kasus secara aktif dan pasif.
“Tahap persiapan telah dilakukan pada tahun 2024 dan Januari 2025. Kemudian, dilanjutkan dengan tahap sosialisasi berupa roadshow tentang percepatan Kampung Bebas TBC Tingkat RW pada Februari 2025,” ungkap Nanik Sukristina, Kepala Dinkes Kota Surabaya, Kamis (20/3/2025).
Nanik memaparkan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dalam pembentukan Kampung Bebas TBC. Pertama, capaian penemuan terduga TBC yang dilaporkan dengan target 100 persen pada tahun 2025.
Ke-dua, capaian penemuan kasus TBC yang dilaporkan dengan target 90 persen pada tahun 2025. Ke-tiga, capaian Angka Keberhasilan Pengobatan TBC SO (TSR) dengan target 90 persen pada tahun 2025.















