Data Nasabah Diduga Bocor, BNI Beri Pernyataan Begini

(foto: IST)
iniSURABAYA.com | JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI buka suara terkait isu kebocoran data nasabah yang beredar di media sosial. Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI mengatakan perseroan langsung melakukan investigasi menyeluruh setelah mendapati klaim dugaan kebocoran data tersebut.
Sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Okki menyatakan, isu keamanan siber menjadi perhatian serius bagi BNI. Tim IT Security BNI telah dikerahkan untuk melakukan investigasi berkelanjutan dan pemantauan ketat.
Perseroan juga mengambil langkah pengamanan yang diperlukan dan berkoordinasi dengan otoritas berwenang. Setelah berbagai upaya tersebut, BNI tidak menemukan adanya kebocoran data nasabah pada sistem perseroan.
“Hingga saat ini, kami tidak menemukan indikasi adanya pengambilan maupun pemindahan data nasabah secara tidak sah,” ujarnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (22/5/2026). Okki menegaskan seluruh layanan perbankan BNI tetap beroperasi normal.
Nasabah tetap dapat menggunakan layanan BNI melalui aplikasi wondr by BNI, ATM, maupun kantor cabang. BNI juga memastikan komitmen perlindungan data pribadi nasabah sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Perseroan terus memperkuat infrastruktur digital dan sistem keamanan secara berkelanjutan. Tim IT Security BNI memantau sistem secara ketat melalui penguatan berkala untuk menangkal potensi gangguan keamanan siber.
















