Minat Belajar di Perguruan Tinggi Terkemuka Dunia? Simak Info Program IISMA Berikut

229 views
Peserta IISMA akan menjalani pendidikan selama satu sampai dua semester di perguruan tinggi dunia.

iniSURABAYA.com – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) meluncurkan program beasiswa mobilitas internasional mahasiswa Indonesia (Indonesian International Student Mobility Awards/IISMA).  

Program beasiswa IISMA ini terbuka bagi mahasiswa S1 yang berminat melakukan pertukaran di perguruan tinggi luar negeri. peserta IISMA akan menjalani pendidikan selama satu hingga dua semester, dan mahasiswa yang bersangkutan akan mendapatkan kredit sebanyak 20 SKS.

“Visi IISMA adalah mengakselerasi mahasiswa kita untuk memperkuat dan membawa mereka belajar di luar negeri, di kampus-kampus ternama di dunia, sehingga mendapatkan pengalaman belajar yang luar biasa di luar negeri,” tegas Nizam, Dirjen Dikti Kemendikbud Ristek, Selasa (11/5/2021).  

Melalui program ini, Nizam berharap mahasiswa bisa membangun persahabatan internasional dengan rekan-rekan dari seluruh dunia. Hal ini sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang digagas Kemendikbud Ristek yakni memiliki kebhinekaan global.

Nizam juga mendorong agar perguruan tinggi di dalam negeri bisa saling bekerjasama dengan perguruan tinggi di luar negeri. Sebab, setiap mahasiswa yang dikirim ke luar negeri untuk mengikuti program ini tetap harus dibimbing dosennya dari Indonesia.

“Akan ada komunikasi, ada dialog, ada kolaborasi antara dosen dari perguruan tinggi di Indonesia dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri,” tuturnya.

Sementara itu, Dwi Larso, Direktur Beasiswa LPDP mengatakan pihaknya akan memberikan dukungan kepada mahasiswa yang berpartisipasi dalam program ini.

Dukungan yang diberikan meliputi semua komponen yang dibutuhkan ketika mahasiswa menempuh pendidikan di luar negeri.
“Termasuk uang pendaftaran atau tuition fee akan dibayarkan langsung kepada perguruan tinggi mitra di luar negeri. Kami akan membayarkan biaya perjalanan pulang pergi kelas ekonomi dari kota asal ke negara tempat tujuan belajar,” bebernya.

Dwi Larso menekankan, pihaknya akan mendukung biaya hidup bulanan, sesuai dengan ketentuan LPDP. “Kami sudah punya standar biaya untuk seluruh negara di dunia,” tandasnya.

Sebanyak 73 perguruan tinggi dari 31 negara akan berpartisipasi dalam program ini dengan target mahasiswa dari Indonesia sebanyak 1.000 orang. Sebanyak 60 perguruan tinggi dari jumlah tersebut sudah mengirimkan syarat protokol kesehatan (prokes) yang harus dipenuhi mahasiswa selama berkuliah.

“Proposal dan prokes yang harus ditempuh mahasiswa dan ada berbagai syarat-syarat tertentu. Tapi intinya, 60 perguruan tinggi ini siap menerima mahasiswa belajar ke sana,” ucap Aris Junaidi, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan menambahkan. wid

#beasiswa #IISMA #indonesianinternationalstudentmobilityawards #kemendikbudristek

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)