Edukasi Bahaya Merokok pada Anak Kurang Dapat Dukungan Masyarakat? Gaprindo Beri Pernyataan Tegas Ini

99 views

Benny menambahkan, inisiatif ini perlu mendapat dukungan pemerintah sehingga lebih banyak pihak yang terinspirasi dan termotivasi untuk mendukung gerakan cegah perokok anak.

“Target capaian turunnya prevalensi perokok anak membutuhkan peran dan dukungan semua pihak agar dapat terealisasi, tidak terkecuali pabrikan atau pengusaha rokok,” tandasnya.

Benny menyatakan pula bahwa hubungan orang tua dan anak menjadi lebih intensif selama dua tahun terakhir, karena pandemi yang membatasi mobilisasi dan aktivitas yang dilakukan masyarakat.

“Hubungan dan komunikasi dengan keluarga di rumah menjadi kegiatan inti keseharian orang tua dan anak,” urainya.

Seiring berjalannya perkembangan usia, anak akan banyak sekali bersinggungan dengan faktor-faktor eksternal yang berisiko membuat mereka berada di dalam pergaulan kurang positif, salah mengambil keputusan, mencoba hal baru yang secara norma tidak dibenarkan, misalnya seperti membolos sekolah, berbohong, sampai mengkonsumsi produk khusus konsumen dewasa, dan tentunya kecenderungan untuk mencoba rokok.

“Orang tua tidak hanya sekadar menegur sebagai tindakan awal dalam mencegah anak merokok, tetapi juga harus memiliki waktu bersama, berdiskusi, memberikan edukasi, dorongan dan motivasi untuk membangun kepercayaan diri agar anak  tidak  merokok,” kata Benny.

Sebelumnya Lisda Sundari, Ketua Yayasan Lentera Anak sepakat bahwa peran orang tua cukup vital untuk menurunkan angka prevalensi perokok anak. “Ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi semua orang tua,” ujarnya.

Tetapi, diakui Lisda, tugas ini harus dilaksanakan dengan berkomunikasi dan memberi contoh buruknya merokok secara terus menerus kepada anak.

#bahayamerokok #bennywachjudi #gaprindo #kampanyeantirokok #merokok

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)