
“Konsep ‘Little Nyonya’ kami ambil, karena kami juga melihat di Surabaya ini masih sangat kental budaya Tiongkok, yang masih melekat pada budaya, adat dan juga makanannya,” ujar Rizal.

Rizal menekankan, sajian ini disesuaikan dengan konsep Djaman Doeloe Resto & Bar yang membawa sentuhan klasik, sehingga ‘Little Nyonya’ merupakan sosok yang pas untuk menjadi gambaran perkenalan konsep ini.
Hidangan ‘Little Nyonya’ Buffet yang dihadirkan diantaranya Aromatic Signature Nyonya Laksa, Kedai Nyonya Nasi Lemak Malay, Phi Pa Chicken, Roasted Peking Duck, Orchard BBQ Skewer, Crispy Pork Belly, Kedai Hainan, Dim Sum, dan masih banyak lagi.
‘Little Nyonya’ Buffet yang sudah berjalan dua pekan di Djaman Doeloe Resto & Bar berkonsep all-you-can-eat dinner setiap Jumat dan Sabtu malam, dan all-you-can-eat brunch di Minggu siang.
“Dan respons masyarakat sangat baik. Namun, untuk menjaga eksklusivitasnya, kami hanya hadirkan ‘Little Nyonya’ hingga akhir Juli mendatang,” tandasnya.
Restoran Jaman Dulu
Djaman Doeloe Resto & Bar dikenal sebagai restoran dengan konsep Indonesia ala jaman dahulu kala. Balutan interior dan rangkaian menunya yang bernuansa nusantara klasik memeriahkan kuliner segmen hotel dan restoran di Surabaya Barat.
Sejak dibuka tahun 2019, restoran di lantai M3 hotel bintang 4 ini menghadirkan berbagai promosi dan acara kolaborasi yang mengangkat tentang kuliner Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Masuk di tahun kedua, Djaman Doeloe Resto & Bar mencoba memberikan konsep segar dengan peranakan Indo-Chinese yang tetap dibalut sentuhan klasik jaman dulu.
“Dua tahun ini, kami telah membawa berbagai acara dan kolaborasi berkonsep Indonesia otentik nan klasik, seperti hidangan indokolonial Rijsttafel, Ngeteh Doeloe ala Jawa tulen,” kata Rizal.
Kemudian malam ‘Perjamuan Nusantara’ dengan brand jamu nasional hingga restaurant takeover dengan berbagai restoran ternama Indonesia.
“Sejauh ini antusiasme pengunjung sangat baik menyambut program tersebut,” tuturnya. ana
















