Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi di Kawasan Indo-Pasifik, Mendag Zulhaf Tegaskan 3 Elemen Penting Terkait IPEF Saat Bertemu Dubes AS

0
1330

Mendag Zulhas juga menyampaikan, Indonesia dan AS dapat semakin mempererat  hubungan bilateral yang terjalin sejak 73 tahun lalu. Di antaranya dengan adanya  inisiatif Trade and Investment Framework Agreement (TIFA) yang terbentuk sejak 1996.

“Melalui forum TIFA, kedua negara dapat saling membahas mengenai isu-isu perdagangan dan investasi, serta berbagai potensi kerja sama. Diharapkan pertemuan TIFA Tingkat Menteri dapat terlaksana,” ungkap Mendag Zulhas.

Terkait fasilitas Generalized System of Preference (GSP), Mendag Zulhas turut menyampaikan pentingnya otorisasi pemberlakuan kembali GSP bagi Indonesia.

Produk Indonesia yang mayoritas merupakan produk usaha kecil dan menengah (UKM) akan melengkapi kebutuhan industri AS bukan sebagai pesaing. Selain itu, Indonesia siap menjadi pemasokal ternatif industri AS dengan kualitas dan harga yang bersaing.

Karena itu, Zulhas mengingatkan, keputusan dan dukungan Kongres AS untuk segera mengesahkan  kembali pemberian fasilitas GSP untuk Indonesia sangat berperan besar dalam mendorong pembangunan ekonomi kedua negara.

Terkait G20, Mendag Zulhas mengapresiasi dukungan AS terhadap Presidensi G20 tahun ini. Mendag Zulhas berharap dukungan AS akan membantu negara anggota G20 untuk menghasilkan capaian-capaian dan agenda prioritas G20 yang bermanfaat.

1 2 3

Comments are closed.