Catatkan 547 Dokumen, Unusa Raih Peringkat ke-1 di Publikasi Scopus

Diakui pria yang pernah masuk daftar 2 persen ilmuwan top dunia yang dirilis Penerbit Elsevier tahun 2021 ini, capaian tersebut tidak serta merta membuat Unusa bangga lalu bisa beristirahat sejenak dalam menapaki tangga kesuksesan.
“Unusa akan terus berupaya melangkah sehingga dapat mencapai puncak kesuksesan sesuai tujuannya, yaitu menjadi yang terbaik dan menjadi rujukan perguruan tinggi lain,” ujarnya.
Syafiuddin menekankan, langkah yang akan dilakukan Unusa yakni meningkatkan kuantitas dan kualitas kolaborasi dengan jejaring akademisi internasional yang juga baru-baru ini dilakukan dengan dua universitas terkemuka di dunia, yaitu National University of Singapore (NUS) ranking 11 dunia, dan Nanyang Technological University ranking 12 dunia.
Khususnya untuk membangun Research Center bersama sehingga memberikan dampak positif pada produktivitas publikasi dan produk inovasi, meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi media massa tentang seluruh capaian Unusa terutama dalam hal penelitian dan pengabdian masyarakat.
Muhammad Afwan Romdloni, salah satu pengelola Jurnal di Unusa juga mengatakan syukurnya karena Unusa memperoleh peringkat 1 publikasi Scopus tahun 2022.
















