Hadir Sejak 2014, BAT Mampu Melakukan Perawatan Pesawat Jenis Airbus 320, Boeing 737, hingga Hawker 800/900 XP

ILUSTRASI : Batam Aero Technic

iniSURABAYA.com – Batam Aero Technic (BAT) mengumumkan keikutsertaannya dalam mendukung agenda of G20 Side Event 2022 Harnessing the Ecosystem of Aerospace Industry in Indonesia yang belangsung di Tanjung Pandan, Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Menurut Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, hadirnya BAT sebagai salah satu upaya menciptakan peluang kerja, mencetak sumber daya manusia ahli perbaikan pesawat udara, pemulihan dan pengembangan industri aviasi, serta pertumbuhan dan penguatan ekosistem penerbangan global.

Bacaan Lainnya

“Kami juga ingin berkontribusi terhadap pencapaian sasaran kemandirian dalam jangka panjang, mendorong terobosan baru termasuk menciptakan peluang kerjasama (potential strategic partners) serta sinergi guna mengakselerasi peningkatan kemandirian dan daya saing industri kedirgantaraan (penerbangan) nasional,” ungkapnya melalui rilis yang dikirim ke redaksi iniSurabaya.com.

Sebagai pusat perawatan dan pengerjaan penanganan perbaikan pesawat udara (Maintenance, Repair, Overhaul/ MRO) yang beroperasi sejak 2014 dan bernaung di bawah bendera Lion Air Group, BAT didukung kurang lebih 2.000 personil (sumber daya manusia) dengan target nilai investasi pada 2023 yaitu Rp 1,24 triliun.

Kawasan Batam Aero Technic di Batam, Kepulauan Riau (dalam satu area Bandar Udara Internasional Hang Nadim), hingga kini mempunyai sarana perawatan dan perbaikan dibangun di lahan seluas 30 hektar yang disediakan oleh Badan Pengusahaan Batam terdiri dari:
· Kapasitas landas parkir pesawat (apron) 7,7 hektar
· Kapasitas jalan 2,8 km
· Kapasitas listrik 4,7 MW
· Kapasitas hanggar 19 jalur perawatan pesawat (line maintenance, minor check, major defect rectification, regular heavy check, transit check, to redelivery) dan dua fasiltias pengecatan pesawat dan hanggar pembersihan, satu gedung suku cadang seluas 4.000 m2, serta satu unit gedung sarana perawatan komponen pesawat (workshop).
· Logistik BAT didukung proses logistik suplly chain dan gudang (warehouse) peralatan, komponen (tools and sparepart) untuk pekerjaan yang berkaitan pabrikasi (maintenance workshop), seperti cabin interior, dapur pesawat (galley), toilet pesawat (lavatory), kompartemen bagasi kabin (headrack), furnishing (seat, coverseat, carpet, handrest), engine dan komponen baling-baling (propeller workshop), emergency equipment dan lainnya.
Untuk kapabilitas, realisasi hasil pembangunan hanggar tahap 1 dan tahap 2 telah beroperasi empat maintenance hangar kapasitas 13 pesawat serta tahap 3 sudah beroperasi satu maintenance hangar kapasitas enam pesawat.

Pos terkait