
Sedang Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber menambahkan, secara umum pelaksanaan Front Row Paris sesuai target, bahkan melebihi ekspektasi.
Stakeholder, buyer, media, dan influencer di Eropa turut hadir dan mengapresiasi positif terhadap karya-karya desainer Indonesia. ”Mungkin kerjasama atau transaksi bisnis tidak harus instan sekarang, tetapi potensial bekerjasama jangka panjang,” imbuhnya.

Dia lalu menunjuk, hadirnya perwakilan dari Who’s Next dan Tranoi, pameran dagang fesyen B2B terbesar di Eropa membuka potensi kerjasama di masa mendatang.
“Dari pengalaman ini, kami optimistis desainer dan brand fesyen Indonesia dapat memperkuat produk dan bisnisnya untuk diterima di pasar Eropa,” cetusnya.
Mohamad Oemar, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Perancis saat meresmikan prosesi Front Row Paris 2022 yang digelar di La Galerie Bourbon Paris menyatakan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris mendukung penuh perhelatan ini untuk mempromosikan potensi industri fesyen Indonesia ke pasar dunia melalui Eropa yang memiliki berbagai kota pusat mode dunia.
















