
Dia menambahkan, Soto Kaki Sumsum Sapi ini sangat kaya rempah-rempah yang sudah dikenal sejak masa kolonial. “Sekarang saya mengolah sumber hasil bumi dan peternakan nusantara sebagai tambahan memperkaya kuliner Indonesia,” katanya.
Diakui Chef Danang, untuk menyiapkan menu kaki sumsum sapi ini tidak mudah. “Kalau keliru mengolah maka hasilnya akan hambar dan bahkan tidak sedap. Padahal soto kaki sumsum sapi yang enak harusnya memiliki aroma dan cita rasa yang mampu memancing selera kita,” urainya.
Chef Danang menekankan, banyak yang mempengaruhi kualitas rasa dari soto kaki sumsum. “Pertama dari jenis bahan, selanjutnya pemilihan bahan segar, hingga cara mengolah dan menyajikannya,” katanya.
Agenda Baca Puisi Bareng yang didukung sepenuhnya oleh Surabaya Suites Hotel dan Jamu Iboe ini digelar dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI sekaligus merayakan Hari Radio.
Menurut Kris Maryono, hadirnya antologi puisi ini ‘Kucinta Negeri Kutulis Puisi’ ini berawal dari silaturahim di grup WhatsApp (WA). Sebanyak 12 wartawan ‘sepuh’ yang ada dalam grup WA itu menggagas bikin buku kumpulan puisi.
















