

Perjalanan Pungky di dunia perhotelan ini pun cukup unik, yaitu usai melakukan wawancara dengan GM Hotel Radisson Surabaya. “Setelah wawancara saya malah ditawari kerja di hotelnya,” kata Pungky sambil tertawa.
Padahal, lanjut Pungky, dia sama sekali tidak punya latar belakang dunia perhotelan. Tak ingin kesempatan itu lewat begitu saja, Pungky pun menerima tantangan tersebut.
Berbekal pengalaman selama 12 tahun di dunia jurnalistik, Pungky mengkolaborasikan profesi barunya di dunia perhotelan dengan kemampuannya sebagai wartawan.
Dunia ini rupanya bikin Pungky betah. Terbukti posisi public relation ini dia tekuni selama delapan tahun. “Saya merasa sangat beruntung dan tidak salah jalur memilih profesi jurnalis dalam mengawali karier profesional,” tandasnya.
Pungky mengakui, berkat tempaan sebagai seorang reporter kala itu, dia berkesempatan bertemu banyak kalangan dan narasumber yang sangat bermanfaat memperkaya cakrawala berpikir dan wawasan.
“Setiap bertemu narasumber saya mendapatkan ilmu baru,” tutur Pungky yang juga pernah menjadi disc jockey (DJ) di sebuah tempat hiburan malam di Surabaya ini.
















