Dukung Kemendikbudristek Tingkatkan Digitalisasi di Sektor Pendidikan, LinkAja Gandeng Eduku

0
1120

Kerjasama ini selaras dengan komitmen LinkAja dalam mempercepat proses digitalisasi dari sisi pembayaran digital.

Pada kesempatan yang sama, Prof Dr Nunuk Suryani MPd, Plt. Direktur Jenderal dan Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek menyambut baik segala bentuk dukungan yang dapat mempercepat pencapaian misi pemerintah khususnya dalam peningkatan teknologi pendidikan, termasuk sistem manajemen seko lah.

“Kami memiliki tanggungjawab untuk mengadakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan guru, dan tenaga kependidikan. Melalui kerjasama antara LinkAja dan Eduku ini, kami harap ke depannya dapat memfasilitasi segala kebutuhan tersebut, mulai dari penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pembinaan guru, dan tenaga kependidikan lainnya,” tutur Nunuk.

LinkAja telah membangun kerja sama dengan berbagai mitra di bidang pendidikan melalui sinergi dengan lebih dari 600 sekolah yang tersebar di 18 provinsi di seluruh Indonesia.

Sinergi tersebut meliputi: digitalisasi lebih dari 60 Mitra Perguruan Tinggi, salah satunya Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Negeri Solo (UNS), serta ke lebih dari 50 mitra online beberapa diantaranya Ruang Guru, Zenius, Pijar Mahir, Rakamin, Sekolahmu, Eduku, Udemy, Binar Academy, dan lainnya.

Hingga saat ini, LinkAja telah digunakan oleh lebih dari 87 juta pengguna di seluruh Indonesia.
LinkAja terus berupaya mengeksplorasi potensi-potensi negeri, mengedukasi masyarakat sekaligus memudahkan akses layanan keuangan digital untuk menghadirkan masyarakat ndonesia manfaat yang berarti.

Melalui ekosistem layanan transaksi keuangan elektronik yang lengkap dan terintegrasi, konsistensi dan komitmen LinkAja dalam upayanya untuk #SatukanPotensiIndonesia semakin terealisasi.

Dengan mengoptimalkan seluruh layanan yang diunggulkan oleh setiap BUMN yang merupakan pemegang sahamnya, LinkAja optimis dapat memenuhi kebutuhan transaksi digital yang aman dan nyaman, serta semakin mempercepat proses inklusi keuangan yang merata di Indonesia. ana

1 2 3

Comments are closed.