
Parade Deville diikuti delapan negara dan sembilan daerah di Indonesia melintasi sepanjang Jl Tunjungan hingga berakhir di Balai Kota Surabaya.
“Saya terima kasih kepada Pemkot Surabaya karena sudah mengajak kami ikut Cross Culture. Selaku orang yang berasal dari Indonesia Timur, kami ingin berbagi cerita budaya dan semua yang ada di diri kami,” paparnya.

Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya dan Rini Indriyani, diapit Takeyama Kenichi, Konsul Jenderal Jepang di Surabaya dan Okazaki Sayya, Wali Kota Kochi.
Oston Gadi Kapo menambahkan,”Kami ingin orang datang ke Flores. Kami tidak bisa menunggu, kami juga menunjukkan keunikan dan kebaikan ke daerah lain supaya banyak yang datang ke Flores, tidak hanya warga Indonesia tapi juga luar negeri. Saya berharap di tahun berikutnya, kami jangan ditinggalkan, berikanlah kami kesempatan lagi.”
Wali Kota Kochi Hadir
Even internasional yang diikuti delapan negara dan sembilan daerah di Indonesia ini dibuka langsung oleh Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, dan Armuji, Wakil Wali Kota Surabaya. Di momen tersebut hadir pula sejumlah tamu kehormatan, diantaranya Okazaki Sayya, Wali Kota Kochi, dan Takeyama Kenichi, Konsul Jenderal Jepang di Surabaya.
Setelah memberangkatkan para peserta, Wali Kota Eri bersama tamu kehormatan lainnya ikut jalan kaki dari Jalan Tunjungan hingga ke depan Hotel Tunjungan. Setelah menyaksikan atraksi seni tari dari masing-masing peserta Parade Deville, mereka melanjutkan perjalanan ke Balai Kota Surabaya dengan naik becak.
















