Parade Deville Berlangsung Marak, Peserta Mancanegara pun Antusias Diajak Swafoto Warga

0
1606

Tiba di Balai Kota Surabaya, mereka disambut dengan Festival Remo dan Yosakoi. Suasana semakin meriah ketika semua peserta Festival Remo dan Yosakoi menunjukkan tari Yosakoi secara bersama-sama.

Di kesempatan itu Eri Cahyadi menegaskan bahwa sebuah negara bisa disatukan dengan budaya, karena kekuatan budaya itu bisa menanggalkan kekuatan antar negara dan antar kota. Makanya, semangat cross culture inilah yang terus dia terapkan di Kota Surabaya dalam menjalankan roda kepemimpinannya.

“Di Surabaya tidak ada yang lebih kuat antara satu dinas dengan dinas lainnya, tidak ada wali kota yang lebih hebat dari dinasnya,” tandasnya.

Pria yang akrab disapa Cak Eri ini menyatakan, melalui Surabaya Cross Culture ini budaya-budaya bisa dikumpulkan dan bisa menghargai budaya yang satu dengan yang lainnya. “Jadi, budaya itu menyatukan dua kubu yang berbeda,” katanya.

Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini juga mengatakan bahwa cross culture itulah yang diadopsi untuk membangun Kota Surabaya dengan rasa guyub rukunnya dan gotong royongnya. Itulah yang dilakukannya selama memimpin Kota Surabaya.

1 2 3 4 5

Comments are closed.