
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya mengundang pengusaha di Jl Kembang Jepun untuk berdikusi terkait upaya Pemkot Surabaya mengoptimalkan kawasan Surabaya Utara itu sebagai destinasi wisata.
Cak Eri juga berharap para pemilik usaha di Kampung Pecinan bisa beroperasi sampai malam. Namun, bila memang beroperasi sampai sore, dia berharap, di depan toko mereka saat malam hari bisa digunakan sebagai lapak UMKM.
“Tapi saya berharapnya toko bisa buka sampai malam. Sehingga ada keuntungan lebih yang bisa didapat seperti di Jalan Tunjungan,” imbuhnya.
Di kesempatan yang sama, Wiwiek Widayati, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, menyatakan bahwa Pemkot Surabaya terus menggiatkan pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata.
“Kota kita ini sangat kaya dengan artefak, sejarah dan historisnya. Tentunya dengan bangunan-bangunan yang melekat di Surabaya dan salah satunya di kawasan Kembang Jepun,” kata Wiwiek.
Menurut Wiwiek, banyak spot-spot wisata yang bisa dioptimalkan di kawasan Kampung Pecinan Surabaya. Di antaranya, mulai dari Jalan Slompretan, Jalan Bongkaran, Jalan Karet hingga Jalan Kembang Jepun Surabaya.
















