Proklim RW Medayu: Dari Semangat Gotong Royong Cinta Lingkungan Jadi Destinasi Wisata Edukasi Urban Farming

Urban farming di RW 12 Medokan Ayu Kota Surabaya tanpa menggunakan fasilitas umum.
Selama hampir lima tahun, selain pemilahan sampah kegiatan penghijauan di kawasan perumahan itu dilakukan dalam bentuk menanam pohon buah-buahan seperti manga dan jambu. Namun, lanjut Renni, kegiatannya stagnan tanpa ada inovasi-inovasi lain.
“Padahal di luar sana, banyak contoh yang bisa kita lakukan. Tidak sekadar bertani. Tetapi juga ada pendapatan bagi rumah tangga,” tegasnya.
Berbekal ilmu yang dia peroleh sebagai sarjana S1 Agribisnis Pertanian Universitas Brawijaya Malang, Renni kemudian memasukkan proposal ke beberapa perusahan untuk projek hidroponik. “Dari banyaknya proposal itu, banyak pula yang tanpa kabar,” ucapnya sambil tersenyum pahit.
Namun, sebuah bank swasta merespons program yang coba ditawarkan Renni, dan menyampaikan persetujuan melakukan CSR dalam bentuk projek hidroponik. “Karena bank ini melihat warga sangat peduli dengan lingkungan,” bebernya.
Renni menekankan, sesuai keinginannya bantuan dari bank tersebut bukan dalam bentuk fresh money, melainkan fasilitas berupa media tanam. “Karena saya tahu, kalau minta dana akan sulit, dan sulit pula pertanggungjawabannya. Maka saya minta program hidroponik,” urai Renni yang sehari-harinya bertugas sebagai jurnalis ini.

















