Proklim RW Medayu: Dari Semangat Gotong Royong Cinta Lingkungan Jadi Destinasi Wisata Edukasi Urban Farming

Urban farming di RW 12 Medokan Ayu Kota Surabaya tanpa menggunakan fasilitas umum.
Variasi Menu Dagangan UMKM
Ragam tanaman di Kebun Proklim RW Medayu ini pula yang akhirnya membuat efek ‘domino’nya makin luas. Di antaranya, pelaku UMKM yang semula hanya jualan mi putih, sekarang jadi punya banyak pilihan menu untuk jualan.
“Mereka kami arahkan untuk berinovasi membuat mi dari bahan sawi, sehingga hasilnya jadi mi hijau, atau mi ungu dari hasil olahan bunga telang,” tuturnya.
Tak cuma jadi olahan mi, dari bahan bunga telang ini juga dikembangkan jadi minuman, es telang. “Kami edukasi warga untuk menggunakan hasil kebun hidroponik dan urban farming ini untuk olahan makanan dan minuman yang kemudian mereka jual. Karena sayuran di Kebun Proklim ini beragam,” ucap Renni.
Tak hanya itu. Para pelaku UMKM yang semula jualan di gang-gang ini juga diarahkan untuk menempati lokasi di jalan raya sehingga konsumennya pun kian banyak.
Destinasi Wisata Proklim RW 12
Usaha dan keseriusan Renni dan warga Medokan Ayu ini terus berkembang dan menjadi perhatian masyarakat luas. Tak hanya dari kampung tetangga. Bahkan belakangan Program Kampung Iklim (Proklim) RW 12 Medayu ini jadi ‘destinasi wisata’.

















